Tuesday, May 25, 2010

i can't find the word to say goodbye:')

Mungkin sebagian manusia mengerti arti 'persahabatan' tapi jujur aku kurang mengerti~mungkin sampai sekarang aku masih buta untuk mengartikannya.


Dulu aku memberikan semua yang aku punya hanya untuk mendapatkan teman~dengan kata lain, hanya materi yang aku beri tidak lebih. Merasa menjadi teman yang sangat baik ketika aku berhasil memberikan semua kepada orang yang aku anggap sahabat tapi mungkin anggapku sampah.


Hingga akhirnya aku agak trauma mengenal kata 'persahabatan' aku terlalu takut memulainya karna terlalu sakit mengakhirinya. Merasa bisa memendam masalah sendiri tanpa berbagi dengan siapapun, itu menyedihkan.


Namun Dimas Januar Pratama, Helmi Mahdi, Riyan pratama, Fauzan Adzima memberikan sedikit arti dari 'persahabatan' dengan cara tersirat yang kadang juga tersurat. Dari kesetiaan mereka mendengar, mengerti, menjaga, mempercayai, dan berbagi membuat aku sedikit mengerti dan sedikit membuka diri untuk mencari sahabat disekolah yang baru ini.


Lalu aku mengenal Ghaisani Nanda Juliga, Soniya Ana Tulqoyum, Ade Hidayah, Zainab Aminatun, Irianne Sakinah dan beberapa yang lain. Hem pribadi menyenangkan, aku suka mereka. Aku mulai pertemanan itu dengan mulus. Mulai dari AIS yang menjadi chairmate-ku, Onya yang selalu duduk didepan atau dibelakang aku duduk, membuat aku mulai mengakrabkan diri dengan mereka.


Mereka mulai berbagi rahasia, half of their secrets, they tell me. Akupun tidak malu untuk berbagi dengan mereka, itu tandanya kita mulai saling percaya. Setiap miliki masalah, kita dapat mencerna dengan baik, itu tanda kita mulai mengerti. Satu sama lain mulai menjaga dengan memperhatikan satu sama lain. Alasan apalagi yang bisa buatku berkata 'ini bukan persahabatan'? Dengan hati riang aku berteriak MEREKA SAHABATKU


Rasa lega, senang, puas, serta nyaman bercampur tidak teratur. Aku terlalu senang dapat menemukan mereka  


Setelah puas mendapatkan mereka, aku mulai mengenal sosok Enab yang ternyata tinggal tidak jauh dari rumahku. Ade, Bunga, Anne yang selalu meramaikan isi kelas bersama teman teman lain membuatku merasa memiliki banyak orang yang patut aku sayang. Itu adalah beban, namun beban termanis yang aku rasakan  




AIS yang selalu buatku tersenyum setiap aku tidak memiliki naluri bahagia, mungkin karna dia tidak mau melihat teman sebangku-nya tenggelam dalam sedih. Onya yang selalu mendengar dan menguatkan aku, dia bantu aku selalu.Ade, Bunga yang selalu buat aku tertawa melihat berbuatan mereka yang selalu menghibur dikelas, membuatku jarang bersedih ria dikelas malahan aku sering berbahagia ria. Enab, Anne yang selalu memberi kepercayaan kepadaku untuk mendengarkan mereka bercerita dan juga mendengarkan aku bercerita, tidak jarang mereka membantuku untuk pulang(ngasih tebengan).


Namun kita akan berpisah, kemungkinan besar kita tidak akan berada satu kelas lagi. Aku pasti akan merindukan mereka, mungkin mereka juga akan rindukan aku. Setahun sudah aku mengenal mereka dengan baik, aku dan mereka sudah terlanjur saling mengerti dan saling mengisi. ya dalam hitungan bulan kami akan naik kelas dan itu artinya kita tidak sekelas lagi itu menyedihkan sekaligus menyenangkan. Karna kita dapat mengukur sebesar apa arti 'persahabatan' ini bagi kita 


beberapa foto kita







maaf kalo gue belum bisa jadi yang terbaik buat semua, tapi makasih kalian terima gue apa adanya. karena kalian yang buat gue ngerti arti 'persahabatan', kalian juga yang harus tanggung jawab buat pertahanin ini semua. kita jalanin ya 

No comments:

Post a Comment