awal melihat dan mengenal dia jujur rasa 'kaget' yang muncul, karna ada kesamaan tidak terduga antara kita.
kami berteman sangat baik sampai akhirnya bersahabat.
persahabatan yang cukup lama dengan melewati jalannya waktu yang sangat menguji kesabaran membuat kita tambah kuat bergandeng tangan.
tapi kami hanya manusia lemah yang sulit menahan cinta masuk dalam hati kami.
berjuta kata cinta dan beribu janji manis kami lontarkan tanpa tanggung jawab karena kami terlalu labil untuk berfikir lebih panjang.
ya kami masih kecil~terlalu dini untuk merasakan ini semua. Kami akui itu dan itupun terbukti.
kami hanya sanggup bertahan selama setengah tahun.
ia terus tampar aku dengan kenyataan yang sulit aku terima~dia hapus aku dari daftar kesibukannya, itu menyakitkan.
aku akui aku mengagumi kakak kelasku itu, namun itu hanya sekedar kagum dan tidak pernah lebih.
aku terus bertahan cintai kamu yang sudah buta akan cinta yang aku sentuhkan.
air matalah yang terus temani aku mengingat kamu.
dengan berat akhirnya aku putuskan memilih dia(kakak kelas yang aku kagumi), bukan untuk membalas dendam. aku hanya cari bahagia, seperti kamu yang mencari bahagia sambil terus ciptakan air marta baru untukku.
aku sayang padamu tapi gabungan antara menunggu dan bersabar akan dirimu itu sangat menyiksa.
segala usaha aku keluarkan untuk lupakan kamu dan mulai menyayanginya.
itu hasilnya nothing, aku tidak berhasil lupakan kamu dan juga tidak berhasil sayangi dia yang miliki aku.
hubunganku itupun cepat berakhir karena memang tidak aku dasari cinta seperti aku padamu.
kembali aku berharap kamu datang, tetapi kamu tetap jauh dan semakin sulit kuraih.
aku berusaha lupakan kamu untuk kedua kalinya, kini dengan sahabat kecilku sendiri.
aku kira rasanya akan sama denganmu~karena situasi kita sama sama sahabat yang terbelenggu cinta, tetapi tidak.
hubungan itupun berakhir dengan sangat cepat.
entah ini kutukan tuhan atau karmaku.
yang aku mau kini bukan 'bagaimana caraku lupakan kamu seperti kamu lupakan aku' tetapi hubungan antara aku dan kamu tetap terjaga baik, entah menjadi sahabat-teman-saudara-pacar-bahkan suami/istri.
karna dulu kita bertemu dengan senyuman manis maka semoga perpisahan nanti tidak mengundang air mata dan hubungan tetap terjalin baik~itu adalah doa tiap malamku, kabulkan lah ya Allah.
mengapa aku menulis seperti ini~mungkin ini pertanyaan kalian, jawabannya karna aku mau 'dia' dan kalian tau apa yang aku pendam.
ingat kita miliki janji, kita sudah tanda tangani itu dan sebisa mungkin akan aku tepati, semoga kamu juga:)
kami berteman sangat baik sampai akhirnya bersahabat.
persahabatan yang cukup lama dengan melewati jalannya waktu yang sangat menguji kesabaran membuat kita tambah kuat bergandeng tangan.
tapi kami hanya manusia lemah yang sulit menahan cinta masuk dalam hati kami.
berjuta kata cinta dan beribu janji manis kami lontarkan tanpa tanggung jawab karena kami terlalu labil untuk berfikir lebih panjang.
ya kami masih kecil~terlalu dini untuk merasakan ini semua. Kami akui itu dan itupun terbukti.
kami hanya sanggup bertahan selama setengah tahun.
ia terus tampar aku dengan kenyataan yang sulit aku terima~dia hapus aku dari daftar kesibukannya, itu menyakitkan.
aku akui aku mengagumi kakak kelasku itu, namun itu hanya sekedar kagum dan tidak pernah lebih.
aku terus bertahan cintai kamu yang sudah buta akan cinta yang aku sentuhkan.
air matalah yang terus temani aku mengingat kamu.
dengan berat akhirnya aku putuskan memilih dia(kakak kelas yang aku kagumi), bukan untuk membalas dendam. aku hanya cari bahagia, seperti kamu yang mencari bahagia sambil terus ciptakan air marta baru untukku.
aku sayang padamu tapi gabungan antara menunggu dan bersabar akan dirimu itu sangat menyiksa.
segala usaha aku keluarkan untuk lupakan kamu dan mulai menyayanginya.
itu hasilnya nothing, aku tidak berhasil lupakan kamu dan juga tidak berhasil sayangi dia yang miliki aku.
hubunganku itupun cepat berakhir karena memang tidak aku dasari cinta seperti aku padamu.
kembali aku berharap kamu datang, tetapi kamu tetap jauh dan semakin sulit kuraih.
aku berusaha lupakan kamu untuk kedua kalinya, kini dengan sahabat kecilku sendiri.
aku kira rasanya akan sama denganmu~karena situasi kita sama sama sahabat yang terbelenggu cinta, tetapi tidak.
hubungan itupun berakhir dengan sangat cepat.
entah ini kutukan tuhan atau karmaku.
yang aku mau kini bukan 'bagaimana caraku lupakan kamu seperti kamu lupakan aku' tetapi hubungan antara aku dan kamu tetap terjaga baik, entah menjadi sahabat-teman-saudara-pacar-bahkan suami/istri.
karna dulu kita bertemu dengan senyuman manis maka semoga perpisahan nanti tidak mengundang air mata dan hubungan tetap terjalin baik~itu adalah doa tiap malamku, kabulkan lah ya Allah.
mengapa aku menulis seperti ini~mungkin ini pertanyaan kalian, jawabannya karna aku mau 'dia' dan kalian tau apa yang aku pendam.
ingat kita miliki janji, kita sudah tanda tangani itu dan sebisa mungkin akan aku tepati, semoga kamu juga:)
"THIS IS MY OATH"
when you are sad, i will dry your tears
when you are scared, i will comfort your fears
when you are worried, i will give you hope
when you are confused, i will help you cope
and when you are lost, and can't see the light
i shall be your beacon shining ever so bright
this is my oath. i pledge 'till the end
'WHY?' may you ask..
BECAUSE YOU'RE MY BEST SIST & BROT
No comments:
Post a Comment